Latest Post



Aplikasi E-Learning dan CBT Berbasis Web Full Fitur

Fitur :
- E-Learning (materi link bisa dari google dan youtube)
- Bot Telegram
- Pengumuman Per Kelas
- Aktif dan Non Aktif Ujian
- Tugas Terstruktur (memberikan tugas kepada siswa dan memberikan nilai)
- Input data siswa bisa melalui upload Excel
- Input soal bisa melalui Excel, Word dan langsung copas ke editor soal
- Cetak Kartu Peserta
- Cetak Format Leger
- Cetak Nilai
- Cetak Kartu Denah
- Cetak Daftar Hadir
- Cetak Kartu Peserta
- Fitur Blok Siswa
- Fitur Analisa per Soal
- Fitur Analisa Nilai Mapel
- Fitur Analisa Nilai Rangking
- Perbaikan Nilai
- Fitur lokal pusat
- Fitur kirim nilai
- dan banyak lagi

Cocok untuk Ulangan Berbasis Komputer (contoh Ujian Sekolah, Ulangan Harian)


Tampilan Admin


Tampilan Guru

Tampilan Siswa

Tujuan Pembelajaran Topik - I:
Kegiatan belajar Topik-I ini, diharapkan peserta dapat:
1. Menganalisis kebutuhan perangkat jaringan dan server.
2. Menganalisis perangkat lunak pada jaringan berbasis klien-server.

Analisa kebutuhan merupakan suatu proses yang gunanya untuk mendapat informasi, model, spesifikasi mengenai perangkat keras maupun perangkat lunak (software) yang diinginkan. Analisa kebutuhan jaringan komputer mengandung arti analisa terhadap kebutuhan Komputer  jaringan  dari 2 komputer atau lebih yang saling terhubung dan  dapat saling bertukar data (berkomunikasi) untuk mencapai tujuan tertentu. 

A. Analisa Kebutuhan Perangkat Keras 
Berdasarkan kebutuhan perangkat keras jaringan komputer harus mengacu pada analisis  aspek-aspek berikut ini:
  • Menentukan topologi jaringan berdasarkan infrastruktur.
  • Menentukan besarnya kapasitas jaringan berdasarkan kebutuhan bisnis tersebut.
  • Mempertimbangkan fitur-fitur fisik perangkat dan teknologi yang akan digunakan dikaitkan dengan kebutuhan dan topologi jaringan.
  • Merencanakan/memetakan besaran bandwidth setiap segmen/unit kerja bila diperlukan.
  • Menentukan spesifikasi server berdasarkan kebutuhan hingga 5 tahun kedepan (bila dibutuhkan)

Secara konsep analisis jaringan LAN dan WAN pada hakekatnya adalah sama, yang membedakannya hanya jenis perangkat yang akan digunakan yaitu:
1) Perangkat yang digunakan  pada jaringan LAN.




2) Perangkat yang digunakan pada Jaringan WAN.



Dari hasil analisis tentu akan terkait juga dengan  kebutuhan software  yang mampu menjalankan semua kebutuhan  yang diinginkan oleh user, termasuk didalamnya perangkat keras yang mendukung untuk menjalankan hal tersebut. 

B. Analisa Kebutuhan Perangkat Lunak
 Server
Komputer server  merupakan perangkat yang didalamnya terinstal sistem operasi jaringan, yang sengaja dibangun untuk melayani berbagai komunikasi data dari user (klien). Komputer klien umumnya adalah komputer dengan sistem operasi klien baik desktop ataupun mobile. Analisa perlu dilakukan untuk mengetahui server seperti apa yang akan dibangun. 
Penentuan kebutuhan akan sistem operasi jaringan dapat diketahui dengan memahami user yang akan menggunakan sistem tersebut. Sistem yang dipilih diharapkan merupakan sistem yang mampu menjalankan semua kebutuhan aplikasi yang diinginkan oleh user, termasuk didalamnya perangkat keras yang mendukung untuk menjalankan hal tersebut. 

Kecocokan perangkat keras dan perangkat lunak yang ada dalam sistem komputer ini biasa dikenal dengan istilah kompatibilitas. Kompatibilitas ini dapat diketahui melalui tipe jaringan yang digunakan. Jaringan Linux mampu menghubungkan berbagai distro linux termasuk juga dari berbagai versi dari sistem operasi Windows dan Mac Os.
Berikut merupakan panduan yang dapat digunakan untuk menentukan sistem operasi terbaik untuk perangkat server sesuai kebutuhan user.
  1. Apakah ada kebutuhan pengolahan data dengan aplikasi khusus? Bila ada maka penentuan sistem operasi dapat dilihat berdasarkan aplikasi khusus tersebut.
  2. Apakah aplikasi-aplikasi tersebut mendukung lingkungan multi-user atau user tunggal? Ini dapat menentukan apakah akan diinstall di komputer server atau client. Selain itu ini dapat digunakan untuk menentukan bagian mana dari pengolahan data nanti yang bisa disimpan di server.
  3. Apakah ada data (file) yang dibagi dalam jaringan? Jika ada, maka sebaiknya menggunakan sistem operasi jaringan yang mampu menjaga kompatibilitas format data-nya.
Sebagai contoh, apabila dalam jaringan ada kegiatan berbagi dokumen teks seperti file berekstensi .doc, maka server dapat menyediakan aplikasi seperti LibreOffice atau WPS Office untuk dapat digunakan oleh user untuk membuka file tersebut termasuk juga menyediakan layanannya seperti server FTP.

Berikut merupakan Daftar Aplikasi dan fungsinya (klik) yang umum digunakan pada jaringan komputer





 


Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan (
service) tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Sederhananya, server merupakan penyedia berbagai macam data, dokumen dan hal lainnya yang dibutuhkan oleh klien. Klien melakukan request, kemudian  server merespon terhadap request klien tersebut untuk terhubung dalam sebuah jaringan atau untuk meminta data / file yang terdapat pada server. 

Server pada prinsipnya tidak terkait dengan perangkat komputer yang besar atau canggih, namun lebih tepatnya server itu merupakan sebuah aplikasi yang memiliki service melayani (merespon)  setiap permintaan pada port tertentu dari komputer lain dalam jaringan (klien). Selain itu sebuah server umumnya memiliki kemampuan administratif yang mengontrol akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya, seperti halnya berkas atau alat pencetak (printer), dan memberikan akses kepada workstation anggota jaringan.

Cara Kerja Server

Secara sederhana, server bekerja atas permintaan dari sebuah klien. Misalnya saja untuk kasus web server, ketika Anda mengetikkan suatu alamat website menggunakan browser, maka artinya komputer Anda sedang bertindak sebagai klien yang meminta informasi kepada web server. Web server tersebut kemudian mengirimkan isi website ke komputer Anda, sehingga Anda pun dapat mengakses isi website tersebut.

Secara umum, semua jenis server bekerja dengan menjalankan fungsi-fungsi yang telah disebutkan sebelumnya, mulai dari melayani permintaan data dari klien hingga memberikan perlindungan pada komputer klien. Hanya saja, untuk jenis server yang berbeda, hal yang dilayani pun berbeda.

Sebuah perangkat komputer yang dijadikan server umumnya dirancang sedikit berbeda dari komputer lain dalam jaringan tersebut. Spesifikasi perangkat komputer yang digunakan sebagai server umumnya spesifikasinya  dibuat lebih tinggi (bila  harus menangani lalu lintas data yang cukup besar), sedangkan sistem operasinya sendiri tidak begitu masalah, namun bila menggunakan sistem operasi berbasis server umumnya paket-paket tersebut telah ada di embeddedkan pada sisterm operasi tersebut sehingga tidak repot utk mencarinya seharus menggunakan sistem operasi khusus server seperti Windows Server atau pun Linux Ubuntu Server / Linuxt Mint Server.

 

Fungsi Server

Tugas utama server adalah melayani komputer client, dan di bagi menjadi beberapa fungsi sesuai dengan jenis server. Pada teknologi jaringan, terdapat beragam jenis server yang ada, dengan fungsi dan kegunaan yang berbeda-beda. Berbagai jenis server tersebut bisa anda lihat dibawah ini:


Sebuah komputer dapat memiliki peran sebagai server, klien, atau bahkan keduanya. Misalnya saja, Anda memakai sebuah komputer A untuk mengakses website milik pengguna B, maka kini Anda berperan sebagai klien. Sebaliknya, jika pengguna B menggunakan komputernya untuk mengakses website Anda, maka Anda kini berperan sebagai server. Konsep tersebut lebih dikenal dengan sebutan konsep peer to peer.

Model client server, komputasi client server, teknologi client server, dan arsitektur client server semuanya mengacu pada model desain yang dapat dianggap sebagai aplikasi yang berjalan di jaringan. Dalam istilah yang sangat mendasar, kita dapat menggambarkan permintaan dari klien dan kemudian server yang mengeksekusi atau dengan cara tertentu memenuhi permintaan dari klien tersebut. Proses inilah yang kemudian disebut sebagai arsitektur client server dua tingkat yang kita bahas di atas tadi.

Konfigurasi yang terlibat dalam dalam proses arsitektur ini menggunakan perangkat komputer terpisah yang masing-masing berfungsi untuk menyelesaikan pengambilan, pemrosesan, penyimpanan, dan penerimaan data. Atau lebih detailnya komputer client mengakses tingkatan server yang berbeda antara lain server web, yang menangani pertukaran informasi berbasis Web. Server aplikasi yang memproses data dari komputer client dan server basis data, yang menyimpan dan menerima data.

Komputer di jaringan diprogram untuk melakukan pekerjaan secara efisien dengan membagi tugas pemrosesan di antara client dan server.

Secara sederhana, server bekerja atas permintaan dari sebuah klien. Misalnya saja, untuk kasus web server, ketika Anda mengetikkan suatu alamat website menggunakan browser, maka artinya komputer Anda sedang bertindak sebagai klien yang meminta informasi kepada web server. Web server tersebut kemudian mengirimkan isi website ke komputer Anda, sehingga Anda pun dapat mengakses isi website tersebut.

Protokol adalah sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam sebuah jaringan komputer, misalnya mengirim pesan, data, informasi dan fungsi lain yang harus dipenuhi oleh sisi pengirim (transmitter) dan sisi penerima (receiver) agar komunikasi berlangsung dengan benar. Selain itu protokol juga berfungsi untuk memungkinkan dua atau lebih komputer dapat berkomunikasi dengan bahasa yang sama.  Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras.


Fungsi Protokol :

  • Fragmentasi dan Reassembly, Membagi informasi yang dikirim menjadi beberapa paket data pada saat sisi pengirim mengirimkan informasi tadi dan setelah diterima maka sisi penerima akan menggabungkan lagi menjadi paket berita yang lengkap.
  • Encaptulation, Fungsi dari encaptulation adalah melengkapi berita yang dikirimkan dengan address, kode-kode koreksi dan lain-lain
  • Connection Control, Fungsi dari connection control adalah membangun hubungan komunikasi dari transmitter dan receiver.
  • Flow Control, Fungsi dari flow control adalah mengatur perjalanan data dari transmitter ke receiver.
  • Error Control, Fungsi dari error control adalah mengontrol terjadinya kesalahan yang terjadi pada waktu data dikirimkan.
  • Transmission Service, Fungsi dari transmission service adalah memberi pelayanan komunikasi data khususnya yang berkaitan dengan prioritas dan keamanan serta perlindungan data.

Standarisasi protokol

Beberapa perusahaan yang berperan dalam usaha komunikasi, antara lain :

  • Electronic Industries Association (EIA)
  • Committee Consultative Internationale de Telegrapque et Telephonique (CCITT)
  • International Standards Organization (ISO)
  • American National Standard Institute (ANSI)
  • Institute of Electrical and Electronic Engineers (IEEE)
Jenis protokol yang paling umum digunakan dalam jaringan berbasis klien server antara lain
1. Protokol Transmission Control Protocol (TCP),
2. User Data Program (UDP),
3. ARP (Address Resolution Protocol)
4. RARP (Reverse Address Resolution Protocol)
5. ICMP singkatan dari Internet Control Message Protocol


Tujuan Pembelajaran Topik - II:
Kegiatan belajar Topik-II ini, diharapkan peserta dapat:
1. Menggunakan perintah dasar Sistem Operasi Debian.
2. Menerapkan pengelolaan proses dan aplikasi pada Debian.
3. Menerapkan penjadwalan proses dengan Crontab dan At.

Operating System (OS) atau sistem operasi adalah salah satu perangkat lunak atau software yang bertanggung jawab mengatur atau mengontrol kerja perangkat keras (hardware) dan menjalankan aplikasi (software) didalam suatu sistem komputer.

Sistem operasi mempunyai penjadwalan (time scheduling) yang sistematis mencakup perhitungan penggunaan memori, pemrosesan data, penyimpanan data, dan sumber daya lainnya.

Contoh sistem operasi modern adalah Linux, Android, iOS, Mac OS X, dan Microsoft Windows.

Dalam sebuah sistem operasi dikenal istilah Kernel yaitu program komputer yang menjadi inti dari sebuah sistem operasi komputer, dengan kontrol terhadap segala hal atas seistem tersebut. Pada kebanyakan sistem, Kernel meruapakan salah satu dari pogram yang dijalankan dalam urutan pertama saat komputer dinyalakan. Kernel menangani fungsi-fungsi selanjutnya atas proses penyiapan komputer dari sejak komputer dinyalakan seperti menangani layanan input/output dari program lain, menerjemahkan ke dalam instruksi-instruksi untuk dieksekusi oleh prosesor. Kernel juga menangani perangkat kerja lian seperti memori, papan ketik, tetikus, monitor, printer, speaker, serta perangkat-perangkat lainnya.

Beberapa desain kernel yaitu : 

1) Kernel monolitik

2) Mikrokernel; 

3) Kernel hibrida; 

4) Exokernel

Pada pembahasa ini, sistem operasi berbasis jaringan hanya fokus pada sistem operasi berbasis linux khusus distro Debian.


Sistem Operasi Linux

Linux adalah sistem operasi yang bersifat open source dan gratis untuk disebarluaskan di bawah lisensi GNU. Linux dapat bekerja pada berbagai macam perangkat keras computer mulai dari inter x86 sampai dengan RISC.

Pada awalnya Linux dibuat oleh seorang mahasiswa yang berasal dari Finlandia bernama Linus Torvalds. Awalnya Linux merupakan proyek hobi yang diinspirasikan dari Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew Tanenbaum. Linux merupakan sistem operasi Unix Like yaitu Linux adalah sistem operasi yang bukan merupakan turunan dari sistem operasi Unix namun memiliki cara kerja dan sistem direktori menyerupai Unix. Sistem direktori linux merupakan Salah satu bentuk dari Unix yang ditiru Linux, dimana sistem direktori ini berbeda dengan yang dianut oleh keluarga Windows.

Untuk memahami linux harus diawali dengan pemahaman:

1. Struktur Sistem Direktori Linux.



2. Kemudian konsep root dalam linux.

root dalam keluarga linux dapat mengandung pengertian 2 hal: 

1. root sebagai akun user adalah username (nama pengguna) dari akun yang memiliki akses ke semua perintah dan file pada Linux atau sistem operasi lain yang berbasis UNIX, atau Unix-like. root juga sering disebut sebagai root user, user root atau superuser. Saat login user root akan di tandai dengan lambing kreis ( # ) 

2. root sebagai sebuah directory atau direktori/folder root, yang merupakan direktori tingkat teratas pada sistem. Direktori ini adalah direktori di mana semua direktori berada. Direktori root dituliskan sebagai “slash” (/). Direktori yang berada di dalam /, atau direktori yang berada di dalam direktori disebut dengan subdirektori. 


Root privileges atau hak istimewa root adalah kekuasaan yang dimiliki oleh akun root pada sebuah sistem. Akun root adalah akun yang paling istimewa dan memiliki kekuasaan absolut (memiliki akses ke semua perintah dan file-file). Di antara kekuasaan yang dimiliki akun root salah satunya adalah kemampuannya untuk memodifikasi sistem sesuai keinginannya dan juga mengijinkan atau membatalkan access permissions atau hak akses (kemampuan untuk membaca, modifikasi dan mengeksekusi file dan direktori). Untuk user lainnya, kemampuan tersebut tidak dimiliki.

3. Perintah Dasar Linux




A.   Cara Install Aplikasi Linux Beda Dengan Windows

Tidak seperti windows,aplikasi dan service di linux dikelola dan ditangani oleh aplikasi khusus yang berbeda (package manager dan service manager).
Terlebih dahulu harus paham konsep, istilah dan mekanisme yang digunakan linux untuk mengelola aplikasi ataupun service.

B.   Aplikasi Linux Dikelola Oleh Package Manager

Saat kamu menggunakan windows,semua aplikasi dikenal dengan istilah aplikasi/program.
Di linux file aplikasi dan aplikasi itu sendiri dikenal dengan istilah "package", sehingga  istilah package pada materi ini mengacu   ke file aplikasi di linux.
Untuk bisa menginstall,hapus,update aplikasi di linux semua harus dilakukan menggunakan aplikasi "Package Manager". Package manager digunakan untuk memudahkan dalam mengelola package/aplikasi di linux.
Aplikasi package manager ada yang berupa console (dpkg dan APT ) dan ada pula versi GUI (synaptic package manager, mintinstall)

C.   Service di Linux Dikelola Oleh Service Manager

  • Service digunakan untuk menamai aplikasi yang berjalan di background dan hanya menyediakan interface terbatas untuk berinteraksi dengan user.

Contoh service adalah: process dari file webserver, file server, printer server dan sejenisnya. Aplikasi service ini biasanya berjalan secara otomatis di background begitu komputer dinyalakan dan tidak terlihat.

  • Daemon adalah Istilah ini digunakan untuk aplikasi/program/package yang berjalan sendiri di background (tidak mempunyai tampilan) dan tidak bisa dikontrol,dia hanya bekerja untuk melakukan tugas yang spesiifik. Jenis aplikasi daemon/service dalam penamaan  nya biasanya ditambahkan akhiran huruf dan aplikasi ini hanya bisa di start,stop,restart atau dikelola menggunakan aplikasi khusus yang disebut dengan service manager. Untuk menginstall dan menghapus aplikasi daemon kamu tetap menggunakan package manager.
  • Service manager- Aplikasi Service manager dibuat khusus untuk menangai dan mengelola (start,stop,restart) service/daemon pada sistem linux. Dulu aplikasi service manager yang digunakan adalah initd dan untuk saat ini menggunakan systemd yang merupakan pembaruan dari service manager lama initd.

D.   Perintah Instalasi Paket dalam Linux Debian

1. Menggunakan Perintah DPKG

Untuk distro ubuntu dan distro turunan nya termasuk linux mint yang sedang kamu pakai saat ini menggunakan format *.deb sebagai format installer untuk semua aplikasi/package. DPKG  (Debian package manager versi lama). merupakan package manager untuk distro berbasis debian dan hanya bisa digunakan untuk menginstall package local secara manual dan tidak bisa digunakan untuk menginstall package yang beradai di repository secara online,penyempurnaan dari DPKG adalah APT.

Ø  Cara Install Aplikasi Dengan Perintah DPKG

# dpkg -i /path/to/packageName.deb, Menginstall aplikasi dengan format debian package *.deb

# dpkg -R --install /path/to/folder/fillWithPackage/ , menginstall semua paket dalam format *.deb yang berapa di suatu folder

Ø Cara Mengelola Aplikasi Terinstall Dengan DPKG

# dpkg -l Meilihat semua aplikasi yang terinstall

# dpkg -l namaPaket Untuk mengecek apakah paket/aplikasi terinstall dan menampilkan nya dalam bentuk list sederhana

# dpkg -c /path/to/namaPaket.deb, Melihat isi dari paket yang akan diinstall

# dpkg -s namaPaket, Mengecek apakah paket terlah terinstall dan menampilkan informasi detail tentang paket tersebut

 Ø  Cara Hapus/Uninstall Aplikasi Dengan Perintah DPKG

# dpkg -r namaPaket, Menghapus namaPaket dan mempertahankan konfigurasi yang dibuat oleh namaPaket

# dpkg -p namaPaket, Menghapus namaPaket dan semua konfigurasi yang dibuatnya


2.   Menggunakan Perintah APT

APT merupakan seperangkat tool yang digunakan untuk mengelola debian package agar lebih mudah dan bisa digunakan untuk menginstall package dari repository secara online, APT biasanya digunakan oleh linux berbasis debian seperti ubuntu. Versi GUI dari APT adalah Synaptic package manager

Ø  Cara Install Aplikasi Dengan Perintah APT

# apt-get install nama_package ,Untuk menginstall package

# apt-get build-dep nama_package ,Untuk menginstall dependencies yang diperlukan oleh nama_package,jika nama_package tidak ditemukan di repository maka akan error.

# apt-get install nama_package1 nama_package2 nama_packageN ,untuk menginstall package lebih dari satu sekaligus.

Ø  Cara Update Aplikasi Dengan Perintah APT

# apt-get update ,Untuk mengupdate informasi package ,informasi inilah yang digunakan untuk pembanding dengan versi package yang terinstall di komputer kita dengan versi yang ada di repository.

Ø  Cara Upgrade Aplikasi Dengan Perintah APT

# apt-get upgrade, Untuk mengupgrade semua package di komputer kita yang versinya lebih rendah dari versi repository,biasanya kita menjalankan apt-get update terlebih dahulu untuk fetch versi package dari repository ke komputer kita

# apt-get dist-upgrade, Alih-alih mengupgrade semua package yang terinstall,command ini hanya mengupgrade packge penting saja.

# apt-get check, Untuk melakukan diagnostik terhadap package yang mengalami broken dependencies.

Ø  Cara Fix dan Clean Aplikasi Dengan Perintah APT

# apt-get -f install ,Untuk fix broken package dependencies

# apt-get autoclean ,Untuk menghapus .deb file untuk package yang sudah tidak terinstall di system,biasanya ketika kita menginstall package,linux akan menyimpan deb file di cache directory.

# apt-get clean ,Menghapus semua package yang berada di directory cache tanpa pandang bulu.cache berada di /var/cache/apt/archives untuk melihat total ruang yang terpakai oleh cache bisa menggunakan perintah du -sh /var/cache/apt/archives

 Ø  Cara Mencari Aplikasi Dengan Perintah APT

# apt-cache search deskripsi ,Digunakan untuk mencari package yang mengandung deskripsi yang telah kita tentukan,misalnya kita ingin mencari game balap tetapi tidak tau nama package game nya kita bisa menggunakan perintah $ sudo apt-cache search racing game

 Ø  Cara Mengecek Aplikasi Dengan Perintah APT

# apt-cache show nama_package ,digunakan untuk melihat informasi detail tentang package

# apt-cache policy nama_package , Digunakan untuk mengecek apakah package telah terinstall di komputer kita.

Ø  Cara Hapus/uninstall Aplikasi Dengan Perintah APT

# apt-get remove nama_package, Untuk menghapus package tetapi tidak menghapus file setting dari aplikasi tersebut

# apt-get purge nama_package ,Untuk menghapus package berikut file konfigurasi yang dibuatnya.

# apt-get autoremove nama_package,Untuk menghapus package dan dependencies dari package tersebut.

3.   Menggunakan Source Code  (make install)

adalah kumpulan pernyataan atau deklarasi bahasa pemrogramman komputer yang ditulis dan dapat di baca manusia.

  • Pertama unduh tarball (file kompresi yang berisi kode sumber) umumnya diberi akhiran tar. Tar.gz, atau tar.bz. Anda bisa mengunduh langsung dari situs web atau dari perintah. Jika Anda tidak tahu tentang cara menggunakan terminal untuk mengunduh, Anda dapat menggunakan:

$ wget URL

Setelah source filenya selesai di unduh,  ekstrak file tarball yang diunduh menggunakan terminal. 

  • Jika file tarbal Anda diakhiri dengan, penggunaan tar.gz
    • Maka perintah mengekstraknya adalah: $ tar -xvpf namafile.tar.gz
  • Jika file tarbal Anda diakhiri dengan, penggunaan tar.bz:
    • Maka perintah mengekstraknya adalah: $ tar -xvjf namafile.tar.bz2

Catatan: Terkadang nama file sangat panjang untuk diingat sehingga Anda dapat menggunakan perintah ls untuk membuat daftar file agar mudah mengetik.

Setelah ekstraksi, ubah direktori Anda ke folder yang diekstrak.

$ cd nama file

Selanjutnya jalankan ini di direktori nama file untuk mengkonfigurasi paket:

$ ./configure

Sekarang Anda menjalankan perintah di bawah ini untuk mengkompilasi kode sumber yang terkait dengan paket perangkat lunak:

$ make

Terakhir, instal perangkat lunak:

 $ make install

Anda baru saja menyusun dan menginstal perangkat lunak dari kode sumber.

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget