September 2019


Sistem operasi jaringan adalah suatu jenis sistem operasi yang dikususkan untuk menangani jaringan.Sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya.


A. Karakteristik Sistem Operasi Jaringan

Ada beberapa karakteristik dari sistem operasi jaringan yaitu:
1) Pusat kendali sumber daya jaringan
2) Akses aman ke sebuah jaringan
3) Mengizinkan remote user terkoneksi ke jaringan
4) Mengizinkan user terkoneksi ke jaringan lain (misalnya Internet)
5) Back up data dan memastikan data tersebut tersedia


B. Fungsi Utama Sistem Operasi Jaringan
1) Menghubungkan sejumlah komputer dan perangkat lainnya ke sebuah jaringan
2) Mengelola sumber daya jaringan
3) Menyediakan layanan
4) Menyediakan keamanan jaringan bagi multiple users
5) Mudah menambahkan client dan sumber daya lainnnya
6) Memonitor status dan fungsi elemen – elemen jaringan
7) Distribusi program dan update software ke client
8) Menggunakan kemampuan server secara efisien
9) Menyediakan tolerasi kesalahan

 C. Jenis-Jenis Sistem Operasi jaringan berdasarkan layanan (interface)
1) Sistem Operasi Jaringan Berbasis GUI

Adalah Sistem operasi yang dalam proses Instalasinya, user tidak perlu menghafal sintax – sintax atau perintah DOS atau bahasa pemograman yang digunakannya. Berikut beberapa contoh Sistem Operasi jaringan berbasis GUI: Linux Redhat, Windows NT 3.51, Windows 2000 (NT 5.0), Windows Server 2003, Windows XP, Microsoft MSNET, Microsoft LAN Manager, Novell NetWare.


2) Sistem Operasi Jaringan Berbasis Text

Adalah sistem operasi yang proses instalasinya, user diharapkan untuk menghafal perintah DOS yang digunakan untuk menjalankan suatu proses instalasi Sistem Operasi Jaringan tersebut, diantaranya adalah sebagai berikut: Linux Debian, Linux Suse, Sun Solaris, Linux Mandrake, Knoppix, MacOS. UNIX, Windows NT, Windows 2000 Server, Windows 2003 Server.


D. Jenis-Jenis Sistem Operasi Jaringan


1) Close Source


Pengertian Closed Source Software adalah perangkat lunak atau software yang dipublikasikan tanpa diberikan kode sumbernya, pada software jenis closed source hanya terdiri dari file binari saja tanpa adanya ruang untuk mengakses ke kode sumber software tersebut.


Secara umum, software closed source memiliki lisensi atau hak cipta yang bertujuan untuk melindungi software tersebut dari penggunaan yang dapat merugikan si pembuat software dan menguntungkan pihak ketiga. Software Closed Source bersifat terbatas dalam penggunaan, penyalinan, juga modifikasi. Bagi seseorang atau perusahaan yang bermaksud ingin mengakses kode sumber maka dibutuhkan perjanjian khusus yang dinamakan perjanjian non-disclosure.


Sistem Operasi Close Source adalah Sistem Operasi yang kodenya tidak dibuka untuk umum, pemilik kode close source bisa membagikan source codenya melalui lisensi secara gratis maupun gengan membayar. Pada Sistem Operasi Close Source ini paket program tidak dapat didistribusikan lagi selain oleh Pembuat/Vendor Program tersebut. Jika ada pendistribusian yang bukan dari Vendor Program tersebut, maka dianggap sebagai pembajakan software.


a) Keuntungan/Kelebihan Close Source

• Kestablian sistem terjamin

• Support/dukungan langsung dari pemilik program

• Lebih mudah digunakan
b) Kerugian/Kekurangan Close Source

• Celah yang terbuka

• Adanya lisensi yang mengharuskan pengguna menyediakan dana

• Pengembangan terbatas

• Diperlukan antivirus

• Harga lisensi mahal


c) Pengelompokkan dan Contoh Software Closed Source

Sistem Operasi Contoh perangkat lunak dalam kelompok Sistem Operasi yang menggunakan lisensi Closed Source adalah Microsoft Windows: MS- DOS, Windows 95, Windows 98, Windows ME, Windows NT, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, Windows Server 2008, Windows 7, Windows 8.


d) Bahasa Pemrograman

Ada banyak jenis bahasa pemrograman, diantaranya software pemrograman tersebut banyak yang memiliki lisensi closed source, contohnya: ASP.Net, Pascal, Visual Basic
e) Web Browser

Contoh Web Browser dengan kode sumber tertutup adalah Internet Explorer yang sejak dahulu dipakai oleh Microsoft dalam Sistem Operasi Windows-nya.


f) Aplikasi

Banyak sekali aplikasi yang menggunakan lisensi kode tertutup atau closed source, contoh aplikasi terkenal adalah: CorelDraw, Adobe Photoshop


g) Aplikasi Perkantoran

Microsoft Office menjadi aplikasi paling populer berbasis closed source untuk membantu menyelesaikan pekerjaan kantor dan lainnya.


h) Anti Virus

Untuk mengamankan komputer dari serangan program-program jahat maka diperlukan penangkalnya. Banyak sekali software anti virus, dan berikut ini contoh anti virus closed source: Norton, dan McAfee.
2) Open Source


a) Sistem Operasi Open Source


Sistem Operasi Open Source adalah perangkat lunak (software) yang di mana kode programnya bersifat terbuka dan disediakan oleh pengembangnya secara umum agar bisa untuk dipelajari, diubah maupun dikembangkan lebih lanjut serta disebarluaskan dan boleh bahkan untuk memperbaiki bug atau kesalahan pada program tersebut. Sementara itu, jika ada pembuat perangkat lunak (software) yang tidak mengizinkan dari kode programnya untuk diubah dan dimodifikasi, namun kode program dari perangkat lunak tersebut sebenarnya tersedia, maka bukanlah disebut sebagai sistem operasi open source.


Yang perlu ditekankan di sini adalah, Sistem Operasi Open Source tidak selalu disediakan secara gratis, melainkan tetap ada biaya yang dikeluarkan untuk membeli program tersebut, Seperti halnya adalah RedHat Linux. Tujuan Open Source yang sesungguhnya adalah menghilangkan ketergantungan terhadap Vendor, yang di mana dari pihak Vendor bisa saja bertindak secara seenaknya. Open Source juga meyediakan software yang mudah untuk dijangkau oleh masyarakat luas dan menghindari adanya pengambilan keuntungan besarbesaran/berlebihan dari Vendor.


Dan perlu digarisbawahi, Open Source di sini bersifat bebas maksudnya bukan berarti sebebas-bebasnya, melainkan bebas untuk digunakan, dikembangkan, disebarkan ulang dengan mempertanggungjawabkan secara bersama dan tidak untuk menghilangkan hak cipta pembuat.



b) Keuntungan/Kelebihan Open Source


a) Legal
b) Menyelamatkan devisa Negara
c) Keamanan system
d) Hemat biaya
e) Dukungan dari pengembang lebih besar
f) Bebas untuk mengubah dan memodifikasi
g) Lebih aman
h) Kesalahan (bug, error) lebih cepat ditemukan dan diperbaiki

i) Lisensei gratis
j) Bebas dari malware
k) Tidak mengulangi development


c) Kerugian/Kelemahan Open Source


a) Tidak ada garansi dari pengembang
b)Open Source digunakan secara sharing
c) Kurangnya SDM yang memanfaatkan Open Source
d) Tidak adanya perlindungan Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI)
f) Kesulitan mengetahui status project
g) User Interface rumit bagi pengguna yang awam



d) Contoh Sistem Operasi Open Source


a) Linux, merupakan software sistem operasi yang gratis dan sangat populer: UNIX, BSD, GNU Linux, Sun Solaris, Fedora, Linux Ubuntu, Knoppix, Garuda OS, Backtrack, RedHat, Mandriva, OpenSUSE, Debian, Kondra Linux, Turbo Linux, Linux Mint, Slackware.

b) XAMPP, merupakan paket softwere yang berguna untuk simulasi dan pengembangan web, termasuk juga di dalamnya Apache dan MySQL (database).

c) Mozilla Firefox, merupakan softwere yang berguna untuk menjelajahi halaman web di internet.

d) OpenOffice, merupakan paket softwere perkantoran yang berguna untuk mengolah kata, tabel dan database.

e) osCommerce, merupakan softwere aplikasi web yang digunakan untuk toko online.

f) ClamAV & ClamWin, merupakan softwere antivirus.
g) Audacity, merupakan softwere perekam sekaligus pengolah audio.
h) GIMP, merupakan softwere pengolah foto dan juga gambar digital.
i) VideoLAN, merupakan softwere pemutar file multimedia
j) Blender, merupakan program untuk pembuatan model 3 (tiga) dimensi, misalnya seperti animasi dan game.
k) Filezilla, merupakan softwere jaringan yang berfungsi untuk transfer file via protokol FTP pada jaringan komputer atau jaringan internet.
l) Mplayer, merupakan ssoftwere pemutar musik yang berbasis open source

Pada pembuatan document baru untuk Photoshop secara default adalah color mode, RGB resolusi adalah 72 pixel/inch. Bagi disain pemula mungkin belum begitu mengerti tentang color mode RGB resolusi tsb. karena dengan resolusi  72 pixel/inch akan berakibat image kurang maximal untuk cetak/offset dengan Lpi 150/175. Untuk standar cetak pada umumnya file Photoshop adalah resolusi 300 pixel/inch, bukan per cm untuk pemakaian file 100%.


resolusi Photoshop
Perbandingan Resolusi 72 dpi dengan 300dpi

Memang untuk tampilan di monitor untuk file resolusi 72 dpi atau 300 dpi tidak begitu kelihatan, tapi untuk hasil cetak 150/175 lpi jauh berbeda. Sedangkan untuk color mode RGB dengan CMYK akan menghasilkan warna yang berbeda pada hasil cetaknya. Dengan begitu kalau  misalkan anda disain mungkin kalau boleh saya sarankan untuk file Photoshop color mode CMYK dan Resolusi 300 DPI.

Anda punya Komputer dengan spesifikasi yang rendah atau hardware yang lama, misal Pentium 3 dan Ram masih 512 mb. Atau netbook yang hanya memiliki prosessor berbasis intel Atom. Tidak perlu berkecil hati, karena kami punya tips agar Photoshop anda dapat melaju lebih kencang dan cepat alias tidak lemot.

Bagaimana Tips mempercepat kemampuan Photoshop?

Di bawah ini adalah tips dan trik agar Photoshop menjadi lebih cepat hanya dengan merubah pengaturan. Screenshot di bawah ini adalah Photoshop CS3, tapi versi lama dan baru dari software ini memiliki semua pilihan pengaturan ini.
1. Buka program Photoshop, tunggu proses loading hingga terbuka dan klik Edit > Preferences > General, atau jika anda termasuk orang yang agak malas :) maka gunakan shortcut dengan menekan Ctrl+K
Preference Setting Photoshop
Gambar: Preference Setting Photoshop

2. Menyesuaikan pengaturan
Pilih Performance:
Seperti yang anda lihat, ada 4 bagian di sini: Memory UsageScratch DisksHistory & Cache and GPU Settings. Kita lihat yang tiga pertama.
performance
Memory Usage
Photoshop menggunakan banyak sekali RAM dan dibarengi dengan OS yang kita gunakan. Jumlah penggunaan RAM dapat diatur di Photoshop--anda dapat mengaturnya sesuai keperluan. Ini semua tergantung pada jumlah RAM yang dimiliki, rubah menjadi 55-65% (bagi yang hanya memiliki 2GB RAM) dan 70-75% (bagi yang memiliki 4GB RAM atau lebih).

Scratch Disks
Sebagai tambahan untuk RAM, Photoshop menggunakan Scratch Disks atau sering disebut "virtual RAM". Sebuah scratch disk adalah tempat hard drivce yang dialokasika untuk program sebagai virtual RAM digunakan ketika memproses data. Jika anda ingin memiliki lebih dari satu hard drive, memberikan Photoshop untuk menggunakan hard drive kedua, ini akan sangat membantu komputer bekerja lebih cepat.

Tentukan sebanyak yang anda inginkan, tidak perlu memikirkan tempat ini hanya sementara dan akan hilang ketika anda keluar dari Photoshop

History & Cache
Dalam proses editing kadang kita melakukan banyak kesalahan ketika bekerja pada sebuah tugas. Bayangkan bagaimana jadinya jika tidak ada perintah "undo"? Sayangnya, dalam Photoshop kita bahkan dapat mengatur jumlah dari History States atau undo tapi semakin banyak diatur--semakin banyak memori yang digunakan. Karena setiap tindakan diingat dalam virtual memory, jadinya memerlukan tempat yang lebih banyak untuk menyimpan semua langkah tersebut jika diperlukan kembali.

Secara normal, History States diatur menjadi 20, di mana, akan membuat komputer menjadi sangat lambat. Itu akan melambatkan Photoshop, khususnya ketika anda mengerjakan gambar yang dengan kapasitas yang cukup besar. Aturlah menjadi 10-15 dan itu akan berjalan lebih halus.

Cache levels digunakan untuk meningkatkan screen redraw dan histogram rendering speed. Pilih lebih banyak Cache levels untuk dokumen yang lebih besar untuk layer yang lebih sedikit, atau lebih sedikit Cache levels untuk dokumen yang lebih sedikit untuk layer yang lebih banyak. Anda dapat memilih dari 1 hingga 8.

Catatan: semua perubahan ini akan terjadi ketika anda menutup dan memanggil kembali Photoshop

3. Bersihkan Clipboard Anda
Lagi dan lagi masalah ada pada RAM. Clipboard Photoshop menggunakan banyak sekali RAM dan jika anda mengkopi beberapa gambar berkapasitas besar dan memindahkannya ke dokumen baru, itu akan masih tertinggal di clipboard. Kosongkan RAM dengan menghapus data yang tidak diperlukan di clipboard. Untuk melakukan itu semua, cukup klik Edit > Purge > All :
purge
Catatan : perintah ini tidak dapat ditarik kembali, jadi pikir baik-baik sebelum melakukannya.

Tutup Software yang tidak diperlukan
Tip ini sangat sederhana tapi kadang kala kita melupakannya dan selalu menggerutu mengapa Photoshop berjalan sangat lambat. Ini semua karena banyak applikasi yang berjalan pada komputer anda, misal anda membuka microsoft office, coreldraw, winamp, vlc, dll, hal ini menghabiskan RAM dan tenaga komputer. Jadi intinya tutup semua aplikasi yang tidak diperlukan.

5. Instal Photoshop versi yang lebih Rendah
Jika saat diinstal Photoshop versi CS4 namun photoshop berjalan sangat lambat maka anda bisa mengUninstal dan menggantinya dengan versi yang lebih rendah yaitu photoshop CS3 atau Photoshop CS2. Namun jika anda menggunakan pentium 3 maka kami sarankan anda untuk menginstal:
adobe photoshop 7
Photoshop versi 7 saja yang merupakan versi paling ringan dan fiturnya juga sepadan dengan photoshop CS Series.

Dalam Tutorial Photoshop kali ini saya akan dijelaskan apa yang dimaksud layer atau layers, dalam PhotoshopLayers merupakan lapisan yang berfungsi sebagai tempat objek, bisa diibaratkan sebagai kanvas atau lapisan...


Dengan adanya Layers, memungkinkan Anda untuk mengedit sebuah objek tanpa mengganggu objek yang lain Sebagai contoh, jika Anda sedang mengedit gambar 1 maka gambar 2 tidak akan terpengaruh.

Anda dapat mengatur komposisi layers dengan cara mengubah atribut dan urutan layers. Sebagai tambahan, corak khusus seperti adjustment layers, fill layers, dan layers style dapat diterapkan untuk memberikan efek khusus pada layers tersebut Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar di bawah.
ilustrasi layer
Gambar : ilustrasi layer 1 dan layer 2

Layers berisi satu objek sehingga masing-masing objek dapat diedit tanpa mempengaruhi objek yang lain. Ketika Anda memberikan efek tertentu (layer style) pada sebuah layer, maka Anda dapat menduplikasi layer style ke layer yang lain dengan corak dan bentuk yang sama.

Untuk Lebih jelasnya mengenai pengaturan Layer pada photoshop, silahkan lihat gambar tentang Layer Properties di bawah ini :
Layer Properties
Gambar : Layer Properties

Berikut ini keterangan dari Layer Properties serta fungsi - fungsinya :

A. Link
Digunakan untuk membuat agar bisa mengelompokkan banyak layer sekaligus. Cara memakainya dengan memilih nama-nama layer yang diinginkan (dengan Shift + Klik), kemudian klik icon ini.

B. Layer Style
Digunakan untuk membuat layer yang berfungsi seperti menu Layer > Layer style.

C. Add Layer Mask
Digunakan untuk menutup/melindungi sebagian/seluruh lapisan gambar dari proses pengeditan.

D. New Adjustment Layer
Digunakan untuk membuat layer yang berfungsi sebagai pengubahan warna. Perbedaannya kalau menggunakan menu Image > Adjustment bisa dibaca artikel tutorial yang ini.

E. Layer Group
Digunakan untuk mengelompokkan beberapa layer menjadi suatu kumpulan layer, agar mempermudah proses pekerjaan yang menggunakan banyak sekali layer.

F. New Layer
Digunakan untuk membuat layer baru yang kosong, ataupun untuk membuat duplikat layer. Untuk membuat duplikat layer, lakukan dengan cara menggeser nama layer ke icon ini.

G. Delete Layer
Digunakan untuk menghapus layer. Aktifkan layer yang ingin dihapus, kemudian klik icon ini. Dalam Photoshop versi CS2, bisa juga dilakukan hanya dengan mengaktifkan layer kemudian tekan tombol Delete pada keyboard (ini belum bisa dilakukan jika Anda menggunakan Photoshop versi sebelumnya).

H. Layer Blending Option
Digunakan untuk mengatur proses yang terjadi pada pixel-pixel layer terhadap layer yang ada posisinya berada dibawahnya.

I. Image Adjustment Layer
Ini menunjukkan sebuah gambar layer yang merupakan pengaturan warna.

J. Layer Thumbnail
Ini adalah tampilan gambar kecil dari gambar asli Anda. Jika layer merupakan sebuah tulisan atau text, maka gambar tampilannya adalah sebuah huruf T.
Layer ini juga menunjukkan bahwa layer ini adalah layer yang dalam kondisi aktif atau terpilih. Layer yang sedang aktif akan mempunyai warna yang berbeda dengan layer yang tidak aktif.
Tiap sebuah layer bisa mempunyai nama yang berbeda beda. Secara default, Photoshop akan membuat layer dengan nomor yang berurutan. Nama layer ini bisa diganti dengan cara melakukan klik 2 kali pada nama layernya, kemudian Anda tinggal mengetikkan nama yang diinginkan.
Namun saat melakukan klik 2 kali, harus tepat pada nama layernya, karena kalau tidak, maka kita justru masuk ke pengaturan Layer Style. Jika klik 2 kali dilakukan pada thumbnail text layer, maka kita akan langsung membuat blok pada layer tulisan tersebut.
Anda juga bisa menyeleksi layer dengan melakukan klik kanan pada thumbnail layer kemudian memilih Layer Transparency. Atau dengan melakukan Ctrl + klik pada thumbnail layer.

K. Eye Ball / Visibility
Digunakan untuk mengatur tentang tampil atau tidaknya sebuah layer yang sedang Anda kerjakan dengan Photoshop. Cara pakainya, dengan melakukan klik pada icon tersebut.

L. Palette Menu
Icon ini digunakan untuk menampilkan pilihan menu palet. Menu palet ini berhubungan dengan fungsi palet yang sedang Anda tampilkan.

M. Opacity
Digunakan untuk mengatur tingkat transparansi layer. Semakin kecil nilai prosentasenya, maka layer/gambar Anda akan semakin transparan.

N. Fill Opacity
Digunakan untuk mengatur tingkat transparansi layer. Namun tidak sama dengan Opacity, karena Fill ini tidak mengatur bagian yang merupakan Layer Style. Jadi pilihan Fill ini akan bermanfaat jika Anda juga menerapkan Layer Style.

O. Layer Style option
Gambar icon F pada layer ini menunjukkan bahwa pada layer ini terdapat efek Layer Style, sementara gambar segitiga di sebelah kanan ini digunakan untuk menampilkan atau tidaknya informasi detil Layer Style yang digunakan.

P. Locked layer
Gambar icon gembok (maksudnya kunci) ini menunjukkan bahwa layer ini dalam kondisi terkunci. Biasanya gambar dengan ekstension .jpg akan mempunyai layer background yang selalu terkunci. Untuk membuka kunci pada layer background ini, caranya dengan melakukan klik 2 kali pada layer tersebut, kemudian klik OK pada kotak dialog yang muncul.



























Saat Install dapodik 2020 mucul Error php.exe / VCRUNTIME140.DLL ,dan sudah beberapa kali install ulang dapodik nya masih juga muncul hal yang sama, terutama pada windows 10, nah kali ini admin akan berbagi cara mengatasi nya.

1. UNINSTALL DAPODIK NYA, RESTART KOMPUTER ANDA
2. DOWNLOAD >> VCREDIST
2. INSTALL SEMUA FILE VCREDIST YANG ADA DALAM RAR TERSEBUT
3. INSTALL DAPODIK
4. Selesai

Terima Kasih Semoga bermanfaat, jangan lupa berkomentar sahabat operator.



Sistem operasi server, tidak berbeda layaknya seperti sistem operasi desktop biasa. Mereka bisa dipasang berbagai macam aplikasi, digunakan untuk manipulasi teks, bermain game. Hanya saja, mereka dikhususkan untuk menangani jaringan lebih cepat dari biasanya, dengan mengorbankan beberapa fitur sistem operasi desktop. 

Kenapa harus menggunakan sistem operasi server? Pasalnya, sistem operasi server telah dikhususkan untuk keperluan jaringan, kemampuan mereka sudah dioptimalkan untuk mengatasi hubungan dengan jaringan. Seperti multi-user, kemanaan, stabilitas dan kolaborasi. 

Ada berbagai macam sistem operasi server di luar sana, yang menguasai pasar populer menengah adalah Windows Server dan Linux. 

Pembeda antara server Linux dan Windows Server adalah Windows Server dilengkapi dengan software-software komersil dari Microsoft. IIS sebagai web server, .NET sebagai platform (yang berarti mendukung semua bahasa pemrograman yang berjalan di atas .NET), WCF sebagai web service, sharepoint untuk kolaborasi, dan Team Foundation Server untuk repository dan kerja tim. 

Bukan berarti Windows Server hanya terbatas dengan aplikasi di atas, baik Linux atau Windows Server bisa ditambahkan software lainya yang mendukung kerja mereka. 

Linux, hampir semua software bisa dipasang di sini, bedanya software yang dikhusukan untuk Windows Server tidak akan bisa dipasang di sini, terlebih lagi software-software komersil dari Microsoft.

Arsitektur server sederhana, server terdiri dari 2 komponen utama, software dan hardware. Software terdiri dari sistem operasi, sistem operasi bisa menampung aplikasi-aplikasi web server, DNS server, DHCP server, dll. Hardware menampung perangkat-perangkat keras di mesin server. 

Apa saja tugas atau aplikasi yang bisa di pasang di sistem operasi server? 

Fitur-fitur yang biasa didukung oleh sistem operasi server, yang bisa dipasang didalamnya adalah seperti aplikasi untuk berbagi file dan printer, layanan database, web, perpesanan, atau terminal. 

Berbagi File dan Printer 

Layanan ini memungkinkan banyak pengguna bisa berbagi file yang berada di server, mereka juga bisa menggunakan satu printer bersama-sama untuk melakukan suatu pekerjaan tanpa harus melakukan koneksi langsung dengan printer. 

Layanan Database 

Database berfungsi untuk menyimpan data, penggunaan layanan database biasanya difasilitasi software pihak ketiga, yang menggunakanya untuk mempermudah akses ke dalam database.

Layanan Halaman Web 

Halaman web, dengan protocol HTTP disediakan bagi pengguna untuk melihat sebuah halaman HTML. Layanan ini biasanya juga menggunakan layanan database, dengan menggunakan bahasa pemrograman yang bisa berjalan di atas web server.

Layanan Perpesanan 

Mengirim e-mail, group e-mail, atau melakukan perpesanan biasa bisa difasilitasi oleh sistem operasi server. Pengguna bisa mengirim pesan terhadap satu orang, atau menggunakan group e-mail dan mengirim pesanya ke semua orang dalam group tersebut, atau chatting dengan pengguna lainya secara langsung. 

Layanan Terminal 

Layanan terminal, berfungsi untuk menjalankan aplikasi di server. Client hanya menerima tampilanya saja, semua gerakan client, seperti mouse, dan keyboard terkirim ke server dan server memprosesnya. Seorang client membuka Microsoft Word, maka server hanya memberikan tampilan Microsoft Word, ketika client mengetikkan huruf ‘A’, maka data terkirim ke server dan server yang melakukan proses sebenarnya. Setelah proses selesai, server memberikan tampilan Microsoft Word setelah proses kembali kepada client. 


Setelah kita memahami tentang menyajikan algoritma dengan menggunakan bahasa natural atau bahasa sehari – hari maka pembahasan kali ini kita akan mengajak anda semua untuk menyajikan sebuah algortima dengan menggunakan flowchart. Flowchart adalah bentuk sebuah diagram yang digunakan untuk menyajikan sebuah algoritma dengan menggunakan simbol – simbol khusus sesuai dengan fungsi dan tujuannya. Menyajikan algortima dengan menggunakan flowchart adalah yang paling banyak digunakan oleh para programer, mahasiswa ataupun siswa SMK yang sedang belajar mata pelajaran pemrograman dasar. Seperti yang sudah dibahas diatas untuk menyajikan algoritma dengan menggunakan flowchart harus menggunakan simbol – simbol khusus. Berikut adalah simbol – simbol yang digunakan untuk menyajikan data dalam bentuk flowchart :

Contoh Penggunaan :


Struktur Dasar Algortima
Utnuk membuat sebuah algoritma dengan mengguankan flowchart maka perlu mengenal struktur dasar algortima. Algortima memiliki tiga buah struktur dasar antara lain yaitu :
1) Skuensial (Urutan)
2) Seleksi
3) Pengulangan
Untuk lebih memahami ketiga struktur algortima diatas maka coba anda perhatikan penjabaran berikut ini.

1. Skuensial (urutan)
Pada struktur ini, langkah – langkah yang dilakukan dalam algortima diproses secara berurutan.
2. Struktur Seleksi
Struktur seleksi menyatakan pemilihan langkah yang didasarkan oleh suatu kondisi (pengambilan keputusan), sehingga diamana dalam sebuah algoritma nanti akan melibatkan dua buah alternatif pilihan yang mana yang akan dikerjakan tergantung dari kondisi yang ada.
3. Struktur Pengulangan

Pengulangan menyatakan suatu tindakan atau langkah yang dijalankan beberapa kali. Sebagai contoh anda akan membuat sebuah program yang akan menampilkan tentag “Selamat datang di C++” sebanyak 10 kali. Dengan menggunakan struktur sekuensial maka anda dapat menuliskan “cout<<”Selamat datang di C++”” sebanyak 10 kali. Bagaimana jika anda akan menampilkan tulisan yang sama sebanyak 1.000.000 kali. Tentunya hal ini tidak akan efisien. Dengan menggunaka struktur pengulangan cukup anda sekali saja menuliskan apa yang akan dikeluarkan dan dilakukan kondisi pengulangan. Hal ini akan sangat efektif daripada anda harus menggunakan struktur skuensial bukan.
Struktur perulangan sendiri dibagi menjadi 2 bagian yaitu :

1. While ... Do ... (Ulangi .... Selama)
2. Do ... While ... (Ulangi .... Sampai)

Untuk menggambarkan dengan menggunakan flowchart maka perhatikan gamba dibawah ini. Kemudian apa yang membedakan keduanya ?. Secara garis besar kedua stuktur perulangan diatas memiliki fungsi yang sama yaitu melakukan perulangan. Namun yang memberdakan terletak pada pengecekan sebuah kondisinya.

Jika pada While ..... Do ... inputan yang anda masukkan akan dilakukan pengecekan, apakah sesuai kondisi yang anda masukkan jika tidak maka proses perulangan tidak akan pernah dijalankan. Jika inputan yang anda masukkan bernilai benar sesuai dengan kondisi yang ditetapkan maka proses akan
dilanjutkan atau dikerjakan.

Jika pada perulangan Do .... While .... sebuah proses akan dijalankan minimal satu kali baru selanjutnya kondisinya akan dilakukan pengecekan. Jika pengecekan tidak sesuai dengan kondisi yang dimasukkan maka proses tidak akan dijalankan sedangkan jika kondisi benar maka proses akan dijalankan.

Dari ketiga struktur diatas semuanya memiliki fungsi masing – masing dan biasanya tidak digunakan secara terpisah. Mereka semua saling melengkapi sesuai dengan kebutuhan dari program atau algoritma yang akan dibentuk.



Algortima adalah sebuah susunan sebuah langkah untuk menyelesaikan sebuah masalah. Langkah –langkah yang digunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut dapat dipresentasikan melalui beberapa cara. Pada pembahasan kali ini kita akan membahas tentang mempresentasikan algoritma dengan menggunakan bahasa sehari – hari.

Secara garis besar, algoritma dapat disajikan atau dipresentasikan dengan menggunakan 3 cara antara lain :
1) Menggunakan bahasa natural (Bahasa Sehari – Hari)
2) Menggunakan Pseudocode
3) Menggunakan Flowchart

Secara umum bahasa natural atau bahasa sehari – hari sering digunakan dalam membuat sebuah algortima. Setiap hari kita akan dihadapkan dengan beberapa urutan langkah yang logis untuk mencapai sebuah tujuan. Itulah yang dimaksut dengan algoritma. Misalkan saja penggunaan handphone, agar sebuah handphone dapat dipasarkan diindonesia maka secata otomatis akan diberikan sebuah petunjuk tentang penggunaan handphone tersebut dalam kardusnya.

Secara resmi disetiap kardus sebuah handphone memiliki buku panduan dalam dua buah bahasa yang pertama adalah dalam bahasa inggris (Quick Start Guide) dan yang satunya dalam bahasa indonesia (Panduan Singkat).

Bayangkan saja jika product seperti pada gambar disamping dijual secara bebas diindonesia tanpa dilengkapi dengan buku panduan yang menggunakan bahasa indonesia apa yang akan terjadi ?. Konsumen yang membeli product tersebut akan merasakan sangat kesulitan menggunakan perangkat tersebut. Khususnya customer yang tidak dapat menggunakan bahasa inggris. Namun, jika anda dinegara lain maka jangan harap anda menemukan buku panduan dalam bahasa indonesia. Dinegara tersebut dapat dipastikan bahwa akan terdapat buku manual dalam bahasa inggris dan bahasa negara di mana barang tersebut dijual.

Penyajian algoritma dengan menggunakan bahasa natural memang sangat banyak kita jumpai dalam kehidupan sehari – hari. Namun perlu anda ingat menyajikan algoritma dengan cara ini sangat efektif jika untuk permasalahan yang singkat dan kecil namun jika anda akan menyajikan sebuah algortima sebuah program yang besar maka bukan tidak mungkin anda akan menghabiskan banyak kertas untuk mencetaknya dan akhirnya tidak efektif.

Contoh 1

Contoh 2


Dari kedua contoh diatas dapat diambil sebuah kesimpulan jika untuk membaut sebuah algoritma dengan mengguankan bahasa natural kita masih dapat diperbolehkan untuk menggunakan beberapa simbol matematika.

Menyusun sebuah algoritma

Dari beberapa contoh yang sudah disajikan diatas apakah ada sebuah aturan bagaimana membuat atau menyusun sebuah algortima ?. Sejauh ini, tidak ada sebuah standarisasi yang mengatur tentang menyusun sebuah algortima. Secara prinsip, anda memiliki kebebasan untuk menyusun bentuk sebuah algortima.

Namun, anda diberikan beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam menyusun sebuah algoritma. Menurut knuth (1973, hal. 4) dan juga horowitz dkk. (1999, hal. 1) ada lima ciri penting yang harus dimiliki sebuah algoritma yaitu :

➢ Finiteness
Algoritma yang baik haruslah mempunyai langkah-langkah terbatas, yang berakhir pada suatu titik di mana algoritma itu akan berhenti dan menghasilkan suatu output. Algoritma tidak boleh berjalan terus –menerus tanpa titik henti, hingga menyebabkan hang atau not responding jika diterapkan pada komputer. Ketika sebuah algoritma berjalan terus menerus (infinite), maka ini mengindikasikan ada kesalahan yang dibuat oleh programmer dalam mengembangkan algoritma.

➢ Definiteness
Makna dari langkah logis pada definisi algoritma terdahulu tercermin dari langkah-langkah yang pasti, tidak ambigu atau bermakna ganda. Suatu program harus mempunyai arah dan tujuan yang jelas ,kapan mulai dan kapan berakhir. Dalam menyusun langkah-langkah dalam algoritma perlu dihindari kata-kata seperti secukupnya, beberapa, sesuatu, sebentar, lama, atau kata lain yang tidak terukur dengan pasti. Pemberian nomor pada algoritma dapat membantu pengguna mengikuti setiap langkah dengan pasti hingga mencapai akhir dari algoritma, yaitu solusi dari permasalahan.

➢ Masukan
Algoritma memiliki nol input atau lebih dari pengguna. Setiap algoritma pasti memiliki input. Yang dimaksud dengan nol input dari pengguna adalah bahwa algoritma tidak mendapatkan masukan dari pengguna, tapi semua data inputan yang digunakan algoritma tidak dari pengguna secara langsung, namun semua data yang akan diproses sudah dideklarasikan oleh algoritma terlebih dahulu.

➢ Keluaran
Algoritma minimal harus memiliki 1 output. Tujuan dari algoritma adalah memberikan penyelesaian dari suatu permasalahan dengan langkah-langkah tertentu. Penyelesaian itulah output dari algoritma yang dimaksud. Output dapat berupa apa saja, teks, file, video, suara, dan lain-lain atau suatu nilai yang disimpan untuk digunakan algoritma lain atau disimpan di basis data.

➢ Efektifitas
Program menghasilkan output yang benar, itu wajib. Tapi bagaimna jika output yang benar itu dilakukan dengan waktu yang lama padahal ada algoritma lain yang lebih cepat? Hal ini menunjukkan bahwa setiap algoritma, khususnya jika sudah diterapkan pada pemrograman, mempunyai waktu eksekusi (running time). Algoritma disebut efisien jika untuk mendapatkan suatu solusi tidak memerlukan memori yang banyak, proses yang berbelit-belit dan tidak perlu. Jika algoritma terlalu banyak melakukan hal-hal yang tidak perlu akan menyebabkan waktu eksekusi menjadi lebih lama.


Kompetensi Dasar
3.1. Menerapkan Alur Logika Pemrograman Komputer
4.1. Membuat Alur Logika Pemrograman Komputer

Pembahasan Materi (Pertemuan 1)

1. Mengenal dan Memahami Konsep Algoritma

Pernahkah anda mengenal istilah algoritma ?. Bagaimana bentuk sebuah algoritma itu ? Untuk apa algoritma itu ?. Untuk menjawab pertanyaan tersebut coba perhatikan ilustrasi berikut ini.

Kasus 1

Ani akan melakukan installasi driver printer pada komputer yang memiliki sistem operasi windows 7 miliknya. Karena Ani hanya seorang siswa SMA maka dia melihat petunjuk cara melakukan installasi printer berikut ini.

Gambar

Kasus 2

Ibu Aminah adalah seorang ibu rumah tangga, yang tinggal di dekat pasar. Suatu hari Ibu Aminah pergi kepasar dan melihat seseorang berjualan puding yang sangat ramai. Sesampainya dirumah Ibu aminah berkeinginan untuk ikut berjualan puding. Namun, beliau belum pernah membuat puding sama sekali. Karena beliau memiliki smartphone maka Ibu Aminah browsing untuk mencari resep membuat puding dan pada akhirnya dapat resep seperti berikut ini.
Contoh 2

Dari kedua ilustrasi tersebut diatas dapatkah anda simpulkan apa yang dimaksut dengan algortima ?. Jika belum maka coba anda kembali memahami kedua kasus tersebut. Kedua kasus tersebut memiliki sebuah tujuan yaitu menyelesaikan masalah dalam setiap permasalahan yang dihadapi. Misalkan Ani seorang anak yang hanya bersekolah SMA ingin melakukan installasi driver printer ke komputer miliknya agar dapat digunakan, kasus kedua Ibu Aminah ingin berjualan puding maka beliau mencari
resep di internet. Kedua kasus tersebut juga memberkan gambaran yang sangat jelas tentang langkah – langkah yang nantinya akan menyelesaikan sebuah permasalahan yang dihadapi oleh kedua orang yang berbeda. Hal inilah yang dimaksut dengan algoritma.

1.1. Mengenal Algoritma

Muhammad Ibnu Musa Al-Khuwarizmi
Dilihat dari istilahnya algoritma, berasal dari nama seorang matematikawan muslim bernama Abu Ja‟far Muhammad Ibnu Musa Al-Khuwarizmi (780 M-850), yang oleh orang barat menyebut Al- Khuwarizm sebagai Algorism, yang diartikan proses menghitung dengan angka arab. Salah satu
karya beliau yang monumental adalah buku berjudul Kitab Al Jabar Wal-Muqabala yang artinya “Buku pemugaran dan pengurangan” (The book of restoration and reduction), yang menjadi cikal bakal istilah “Aljabar” (Algebra) yang dipakai hingga sekarang ini. Seiring dengan perkembangan jaman isitilah „Algorism‟ berubah menjadi algorithm yang kemudian diartikan sebagai metode perhitungan (komputasi) secara umum. Dalam bahasa Indonesia, kata algorithm diserap menjadi algoritma.

Menurut definisi, algoritma adalah urutan langkah-langkah penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis. Dalam beberapa konteks, algoritma dapat diartikan urutan langkah-langkah yang spesifik (tertentu) untuk melakukan suatu pekerjaan. Jadi algoritma tidak hanya diartikan sebatas pada perhitungan dengan komputer saja tapi dapat diartikan lebih luas dalam kehidupan sehari-hari. Resep masakan adalah contoh algoritma yang ada di kehidupan sehari-hari. Petunjuk pemasangan AC, petunjuk perakitan komputer, petunjuk installasi software, panduan pengisian token listrik, Jadwal acara kegiatan adalah berbagai bentuk algoritma yang ada di kehidupan sehari-hari.

Sebuah algoritma harus disusun secara sistematis dan logis, logis disini bukan berarti hanya jelas saja, namun harus sudah diuji kebenarannya. Artinya sebuah algortima yang anda susun harus memiliki hasil akhir yang berupa sebuah kebenaran. Sebuah algoritma yang mendapatkan hasil salah maka langkah – langkah yang anda susun tidak bisa dikatakan sebagai sebuah algoritma.

Kemudian sebuah algoritma tidak boleh membuat sebuah kerancuan (ambigu) maknanya sebuah langkah yang anda tuliskan harus benar – benar jelas. Tidak boleh memiliki makna ganda atau kias. Misalnya tuangkan garam secukupnya, perhatikan kata secukupnya disini memiliki makna sangat banyak. Secukupnya disini dapat berarti satu sendok teh, bahkan 1 sendok makan, hal ini juga harus
dihindari dalam penulisan algoritma.

Sebuah algortima disusun juga harus menggunakan prinsip dasar sistematis artinya sebuah algoritma disusun dengan urutan yang tepat dan tidak terbolak balik. Misalkan untuk mencetak sebuah dokumen dengan menggunakan printer coba anda ikuti petunjuk berikut ini :

1) Siapkan dokumen yang akan dicetak
2) Pastikan driver printer sudah diinstall di komputer
3) Cetak dokumen dengan menekan tombol printer.

Bayangkan jika petunjuk diatas kita balik menjadi seperti dibawah ini.
1) Pastikan driber printer sudah diinstall di komputer
2) Cetak dokumen dengan menekan tombol printer.
3) Siapkan dokumen yang akan dicetak

Pasti anda akan bertanya dokumen apa yang dicetak pada tahapan kedua ? tahapan seperti ini artinya tidak boleh disebut sebuah algortima karena tidak akan memecahkan sebuah permasalahan yang ada.

Secara umum struktur algortima terdiri dari 3 bagian sebagai berikut ini :

1) Nama / Judul Algoritma

Nama Algoritma memberikan gambaran secara singkat apa tujuan dari Algoritma, misalkan nama resep masakan, petunjuk melakukan sesuatu, jadwal kegiatan, langkah-langkah penyelesaian sebuah
masalah, dan sebagainya. Pemberian nama Algoritma disarankan singkat dan jelas, namun sudah mewakili maksud dari algoritma. Dalam Algoritma komputer biasanya nama algoritma dituliskan tanpa menggunakan spasi, misalkan Algoritma VolumeBalok atau Algoritma Volume_Balok

2) Bagian Deklarasi

Bagian deklarasi merupakan tahap persiapan dari algoritma. Pada bagian ini dijelaskan kebutuhan agar algoritma dapat berjalan. Istilah lainnya di sinilah alat dan bahan didefinisikan. Dalam algoritma
pemrograman, bagian deklarasi menjelaskan input (masukan) apa saja yang akan diproses oleh algoritma termasuk jenis data input (tipe data), juga output apa yang akan dihasilkan serta semua hal yang akan dipakai dalam algoritma. Yang didefiniskan dalam algoritma ini termasuk variabel, tipe data, konstanta, nama prosedur, tipe, dan fungsi yang akan dipelajari di materi selanjutnya.

3) Bagian Deskripsi
Pada bagian ini dijelaskan serangkaian langkah-langkah (instruksi) atau pernyataan (statement) untuk memproses alat dan bahan atau inputan untuk menghasilkan output sesuai yang diharapkan. Langkah-langkah dalam algoritma dituliskan dari atas ke bawah. Urutan penulisan menentukan urutan perintah

Untuk lebih dalam memahami maka silahkan anda perhatikan contoh berikut ini :

contoh

Lembar Kerja Siswa 1

Dengan menggunakan bantuan media internet, buku, atau yang lainnya coba anda kerjakan beberapa soal berikut ini.

1. Apa yang dimaksut dengan algoritma ?
2. Apa yang dimaksut dengan logis dalam menyusun sebuah algoritma ?
3. Apa yang dimaksut dengan sistematis dalam menyusun sebuah algoritma ?
4. Diketahui sebuah algortima seperti dibawah ini, lakukan identifikasi struktur dasar
algoritmanya, dan perbaiki apabila algoritma tersebut belum memiliki struktur algortima yang
lengkap !
5. Buatlah sebuah algoritma tentang menyalakan komputer sehingga komputer tersebut siap
untuk digunakan.


Analisa perlu dilakukan untuk mengetahui server seperti apa yang akan dibangun. Penentuan kebutuhan akan sistem operasi jaringan dapat diketahui dengan memahami user yang akan menggunakan sistem tersebut. Sistem yang dipilih diharapkan merupakan sistem yang mampu menjalankan semua kebutuhan aplikasi yang diinginkan oleh user, termasuk didalamnya perangkat keras yang mendukung untuk menjalankan hal tersebut. Kecocokan perangkat keras dan perangkat lunak yang ada dalam sistem komputer ini biasa dikenal dengan istilah kompatibilitas. 

Sistem operasi yang dipilih nantinya haruslah sistem operasi yang kompatibel dengan berbagai aplikasi yang ada didalamnya. Ini dapat dilakukan melalui identifikasi berbagai kebutuhan aplikasi dari user. Jika akan digunakan dalam jaringan, identifikasi juga kompatibilitasnya dengan sistem operasi lainnya. Kompatibilitas ini dapat diketahui melalui tipe jaringan yang digunakan. Jaringan Linux mampu menghubungkan berbagai distro linux termasuk juga dari berbagai versi dari sistem operasi Windows dan Mac OS. 

Berikut merupakan panduan yang dapat digunakan untuk menentukan sistem operasi terbaik untuk perangkat server sesuai kebutuhan user. 

 Apakah ada kebutuhan pengolahan data dengan aplikasi khusus? Bila ada maka penentuan sistem operasi dapat dilihat berdasarkan aplikasi khusus tersebut. 

 Apakah aplikasi-aplikasi tersebut mendukung lingkungan multi user atau user tunggal? Ini dapat menentukan apakah akan diinstall di komputer server atau klient. Selain itu ini dapat digunakan untuk menentukan bagian mana dari pengolahan data nanti yang bisa disimpan di server. 

 Apakah ada data (file) yang dibagi dalam jaringan? Jika ada, maka sebaiknya menggunakan sistem operasi jaringan yang mampu menjaga kompatibilitas format datanya. 

Hasil dari semua analisa kebutuhan selanjutnya dibuatkan dokumentasi yaitu dokumen spesifikasi kebutuhan perangkat lunak server. Dokumen ini hendaknya dibuat sejelas mungkin agar pada saat implementasi semua kebutuhan user dapat terpenuhi. 

Tugas ASJ

1. Apa yang dimaksud dengan kebutuhan dalam kaitannya dengan analisa kebutuhan perangkat lunak server? 
2. Apa saja langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk dapat mengetahui kebutuhan perangkat lunak server? 
3. Mengapa diperlukan analisa kebutuhan dalam menentukan kebutuhan server?



Powered byEMF Online Survey


A. Sistem Operasi (Operating System)

Sistem operasi merupakan sebuah program yang mengendalikan semua fungsi yang ada pada komputer. Sistem operasi menjadi basis landasan pengembangan aplikasi untuk user. Secara umum semua sistem operasi memiliki empat fungsi berikut.


1. Pengendalian Perangkat Keras

Akses terhadap berbagai perangkat keras yang terhubung pada komputer disediakan oleh sistem operasi melalui suatu aplikasi yang dikenal dengan istilah driver. Setiap driver dibuat untuk mengendalikan satu perangkat keras. Instalasi aplikasi driver ini dilakukan sendiri sistem operasi pada saat instalasi ataupun waktu perangkat keras dihubungkan ke komputer. Mekanisme instalasi secara otomatis saat perangkat dihubungkan ini dikenal dengan istilah Plug and Play (PnP).

2. Pengelolaan File dan Folder

Hal ini dimungkinkan oleh sistem operasi karena pada saat instalasi sistem operasi ada proses format untuk harddisk. Melalui proses tersebut ruang harddisk akan ditata sedemikian rupa sehingga memiliki blok-blok tertentu untuk menyimpan file. Proses ini mirip seperti penempatan rak-rak pada ruangan kosong untuk diisi buku-buku nantinya. Sebuah file adalah kumpulan blok yang saling terkait dan memiliki sebuah nama. Folder merupakan sebuah penampung yang dapat berisi file-file ataupun subfolder lainnya. Setiap file-file yang terkait dengan program komputer ditempatkan
dalam folder tersendiri untuk memudahkan pencarian file.

3. Manajemen Interaksi

User dapat menggunakan komputer melalui aplikasi yang ada (terinstall) di komputer. Setiap aplikasi menyediakan interface untuk menerima interaksi yang mungkin dari user. Terdapat dua jenis interface yang dapat digunakan untuk berinteraksi dengan user, yakni:

 Command Line Interface (CLI). Interaksi user dengan sistem dilakukan dengan mengetikkan serangkaian kalimat perintah untuk dikerjakan oleh komputer.

 Graphical User Interface (GUI). Disini interaksi user dilakukan melalui sekumpulan menu dan icon yang dapat dipilih oleh user untuk memberikan berbagai perintah ke komputer.

4. Manajemen Aplikasi

Setiap aplikasi yang dijalankan oleh sistem operasi dengan mencari lokasi file program tersebut dan meindahkan isinya ke memori untuk kemudian mengirimkan setiap perintah pada file tersebut untuk dijalankan oleh komputer. Aplikasi user disini merupakan aplikasi yang digunakan oleh user untuk menyelesaikan suatu tujuan tertentu. Fungsi manajemen pada aplikasi user ini dapat meliputi:

 Install, proses menempatkan file-file program pada sistem komputer termasuk konfigurasi program tersebut.
 Uninstall, proses untuk menghapus file-file program beserta konfigurasi dari komputer.
 Update/Upgrade, proses untuk memperbarui file-file dari program yang telah terinstall.
 Multi-processing – sistem operasi dapat menggunakan lebih dari satu CPU (Central Processing Unit). 
 Multi-threading – setiap program dapat dipecah ke dalam thread-thread untuk kemudian dapat dijalankan secara terpisah (pararel) oleh sistem operasi. Kemampuan ini juga termasuk bagian dari multitasking pada aplikasi.

Berdasarkan jumlah bit-nya, sistem operasi dibagi menjadi dua macam, sistem operasi 32-bit dan sistem operasi 64-bit. Terdapat dua perbedaan antara sistem operasi 32-bit dan 64-bit.

 Sistem operasi 32-bit hanya mampu menerima RAM maksimal 4 GB, sedangkan sistem operasi 64-bit mampu menggunakan lebih dari 128 GB RAM.
 Manajemen memori dari sistem 64-bit juga lebih baik, sehingga mampu menjalankan proses pada aplikasi lebih cepat.

Dilihat dari penggunaannya sistem operasi dapat dibedakan menjadi dua kelompok besar,
yakni:

 Sistem operasi desktop, yang banyak digunakan di kantor-kantor, Small Office/Home Office (SOHO), dengan jumlah user yang sedikit.
 Sistem operasi jaringan, Network Operating System (NOS), didesain untuk dapat melayani user dalam jumlah besar untuk berbagai keperluan dan banyak digunakan pada perusahaan berskala besar.

Berdasarkan metode pengembangannya, system operasi dibagi atas dua jenis, yaitu :

 Sistem Operasi Close Source (Proprietari) Sistem operasi proprietari merupakan sistem operasi yang dikembangkan secara internal oleh seseorang, perkumpulan ataupun perusahaan. Sistem operasi yang tergolong proprietari ini adalah Windows
dan Mac Os.
 Sistem Operasi Open Source (Terbuka) Sistem Operasi Terbuka merupakan sistem operasi yang kode programnya dibuka untuk umum sehingga dapat dikembangkan oleh yang lainnya. Sistem operasi yang termasuk terbuka adalah UNIX, Linux dan turunannya. Linux sendiri memiliki banyak varian, seperti Debian, Slackware, Redhat dan SuSE. Varian ini lebih dikenal dengan nama distro.

B. Sistem Operasi Jaringan (Workstation)

Sistem operasi jaringan adalah pengelola seluruh sumber daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (Web, FTP, DNS, dan lain-lain) untuk memudahkan dan memberi kenyamanan dalam penggunaan dan pemanfaatan sumber daya sistem komputer.

Sistem operasi jaringan atau sistem operasi komputer yang dipakai sebagai server dalam jaringan komputer hampir mirip dengan sistem operasi komputer stand alone. Bedanya, pada sistem operasi jaringan, salah satu komputer harus bertindak sebagai server bagi komputer lainnya.

 Komputer Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputerkomputer lain di dalam jaringan.
 Komputer Client adalah komputer-komputer yang menerima atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server.

Sistem operasi jaringan memiliki karakteristik sebagai berikut:
 Mendukung penggunaan oleh lebih dari satu user
 Menjalankan aplikasi yang mampu digunakan oleh lebih dari satu user
 Stabil (robust), dimana kecil kemungkinan untuk terdapat error pada program. Robustness adalah istilah untuk menunjukkan kemampuan suatu sistem komputer menangani masalah yang terjadi selama digunakan oleh user.
 Memiliki tingkat keamanan data yang lebih tinggi dari sistem operasi desktop.

Berikut ini adalah beberapa sistem operasi jaringan yang banyak digunakan saat ini:

 UNIX/Linux, ini merupakan sistem operasi yang paling banyak digunakan sebagai server saat ini, contoh sistem operasi jaringan dengan linux diantaranya adalah Red Hat, Caldera, SuSE, Debian, Fedora, Ubuntu dan Slackware.
 Novell Netware, di tahun 1980-an, ini merupakan sistem operasi pertama yang memenuhi semua persyaratan untuk membangun sebuah jaringan komputer lokal. 
 Microsoft Windows, masih dari perusahaan yang sama, Microsoft juga mengeluarkan Windows Server sebagai sistem operasi jaringannya, mulai dari versi awalnya adalah Windows Server 2000, hingga yang terakhir Windows Server 2016.

Tugas ASJ-P-01
1. Apa yang dimaksud dengan sistem operasi jaringan?
2. Sebutkan sistem operasi jaringan yang diketahui?
3. Apa perbedaan antara sistem operasi jaringan dengan sistem operasi umumnya?
4. Apakah kelebihan dan kekurangan menggunakan sistem operasi terbuka (open source) dibandingkan tertutup (proprietary)?
5. Jelaskan kemungkinan aplikasi user untuk berjalan langsung tanpa melalui sistem operasi?



Berikut Saya bagikan cara mudah dan cepat tentang Tutorial Mengubah Nilai Angka Menjadi Huruf atau Teks Terbilang Di Excel, untuk file add-in terbilangnya silahkan download pada link di bawah ini : File Add-in Terbilang : https://bit.ly/2HxUQIq 



 Rumus :
Text Kapital : =upper(terbilang(colom yang ingin di rubah))&" RUPIAH"
Text Awal Besar Semua : =Proper(terbilang(colom yang ingin di rubah))&" RUPIAH"

Tutorial ini dapat digunakan di semua versi ms.excel. jika kurang paham silahkan tinggalkan komentar, jangan lupa like dan subscribe..channel saya...Terima Kasih



















Berikut beberapa aplikasi editing video yang ringan dan mudah digunakan, pada artikel ini saya akan review aplikasi editing video Movavi dan Filmora, spefikasi aplikasi ini cukup ringan dan banyak di gunakan, terutama para youtuber banyak menggunakan aplikasi ini. baik kita langsung saja review aplikasi nya.

1. Movavi Video Editor

Movavi Video Editor adalah aplikasi ini mampu merekam gambar dengan mendeteksi DV Camera maupun TV Tunner menjadi file bertipe MPEG2-TS dan AVCHD. Tidak sampai disana saja, Movavi mampu melakukan video editing dengan klip bertipe 3D video. Fitur pendukung lain yang disajikan yaitu Anda dapat membuat presentation slide hanya dalam waktu lima menit di mana slide presentasi tersebut terdiri dari gambar-gambar. Untuk transisi antar gambar, dapat Anda memodifikasi dengan fitur transisi yang tersedia

Fitur : 
  • Multi-track schedule of films and develop a storyboard for a simplified slideshow
  • Dozens of special effects : Chroma Key , an old movie , add noise , and more
  • Filters for quality improvement : White Balance , Auto Contrast , and more
  • Animated titles with customizable fonts , text color , position, and style of animation , and other parameters
  • Animated transitions between scenes
  • Audio recording , and capture video from cameras , webcam , and players VCR, TV tuner
  • Multiple export options : save as a video file , save as video 3D, share online , or burn DVD

System Requirements


Minimum System Requirements:
  •  Microsoft Windows 2000/XP/Vista/7/8 with up-to-date patches/service packs installed,
  •  Intel or AMD or compatible processors, 1GHz,
  •  Minimum graphics display resolution of 1024x768, 32-bit color,
  •  256MB RAM for Windows 2000 and XP, 512MB for Vista, 1GB for Windows 7 and Windows 8,
  •  Minimum 250MB free hard disk space for installation, 2GB for ongoing operations,
  •  Latest version of QuickTime Player for Windows for MOV file processing,
  •  VHS capture device is required for capturing analog video,
  •  Administrator permissions are required for installation.
Recommended System Requirements for HD Video Processing:
  •  Microsoft Windows 2000/XP/Vista/7/8 with up-to-date patches/service packs installed,
  •  Intel or AMD or compatible processors, 2.8GHz,
  •  Display resolution of 1280x1024, 32-bit color,
  •  1GB RAM for Windows 2000 and XP, 2GB for Vista, Windows 7 and Windows 8,
  •  5GB free hard disk space for ongoing operations; HD video editing may require large amount of free disk space, up to several 10's of GB,
  •  Latest version of QuickTime Player for Windows for MOV file processing,
  •  VHS capture device is required for capturing analog video,
  •  Administrator permissions are required for installation,
  •  Sound card.

2. Filmora Video Editor

Filmora Video Editor adalah sebuah aplikasi atau program yang dirancang untuk membuat proses pengeditan video dengan mudah dan sederhana tapi memiliki kualitas yang cukup powerful.

Fitur : 
  • Tambahkan teks dan judul ke film
  • Banyak Tools dan fitur kreatif
  • Sangat mudah digunakan
  • Tambahkan musik ke video dengan sistem track
  • Kemampuan untuk menggunakan Overlay dan Filter effects
  • Kemampuan untuk menambahkan elemen seperti Still dan Motion Graphics
  • Sistem untuk mengatur kecepatan video
  • Banyak disediakan effect untuk correction
  • Bisa langsung sharing ke socmed
                                             System Requirements

Persyaratan System atau Spek Minimal Filmora
Spesifikasi yang cocok dan Minimal untuk Membuka Filmora adalah:
Sistem Operasi: Windows XP/Vista/Windows 7/Windows 8
Prosesor: Intel atau AMD Prosesor, 1 GHz atau diatasnya
RAM: Minimal 512 M RAM Fisik


https://filmora.wondershare.com/

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget